Skip to main content

Ikan Baung Tidak Mau Makan Umpan Kucur

Ikan baung tidak mau makan umpan kucur tapi mau makan cacing dan yang lainya kenapa ya? Nah, kalian mestinya mengetahui dengan jelas mengapa ikan baung gak mau makan umpan kucur yang kalian gunakan saat itu, karena ada banyak sekali penyebabnya dan jangan-jangan ikan sudah bosan dengan kucur yang kalian gunakan (wakakak), ikan baung kok ya gak mau makan umpan kucur padahal baunya pas dan bisa di kategorikan umpan andalan untuk ikan baung loh kucur itu.

Ikan baung tidak mau makan umpan kucur tapi mau makan cacing dan yang lainya kenapa ya?

Jadi sebenarnya seperti ini, pada dasarnya mengunakan umpan kucur itu banyak sekali kendalanya, tidak mentang-mentang mengunakan umpan kucur ikan baung langsung strike. Nah kalian mesti mengetahui bahan dasar dan berapa lama sudah tersimpan umpan kucur yang kalian gunakan, selain itu terkadang racikan di tempat kalian memancing itu terkadang berbeda dengan racikan di lain daerah kalian terlebih daerahnya jauh berbatasan Kabupaten bahkan Provinsi, untuk kalian yang ingin mengunakan kucur harus benar-benar mrngetahuinya, berikut beberapa penyebab umpan kucur kalian tidak dapat ikan baung yang sedang kalian pancing.

Umpan Kucur Terlalu Lama Di Simpan
Banyak sekali pendapat bahwa semakin lama menyimpan kucur semakin bagus untuk umpan, namun sebenarnya itu salah besar karena terlalu lama umpan kucur di simpan racikanya akan semakin hancur dan benyek atau terlalu lembut sehingga saat kalian gunakan bau yang khas di dalam kucur akan hilang langsung terbawa arus air yang hanya meninggalkan kapas saja di mata kail. Semakin terus kalian gunakan, maka susah mendapat ikan baung atau tidak sama sekali karena ikan baung hanya mendapat baunya saja melalui arus sungai, terlebih bila ikan yang berjauhan dari tempat kalian melemparkan umpan, selain itu umpan kucur yang terlalu lama di simpan akan lebih mudah lagi hancur.

Buat kalian yang ingin memacing ikan baung dan mengunakan umpan kucur yang tersimpan lama, cukup gunakan 3 atau 4 kali pengunaan saja, bila tidak mendapatkan ikan maka lebih baik jangan gunakan lagi umpan tersebut dan mengantinya dengan yang lain.

Terlalu Banyak Memberikan Campuran Di Umpan
Kalian pasti tau pembuatan umpan, terkadang saat meraciknya ada salah satu umpan yang kebanyakan atau kurang di campurkan. Ini juga penyebabnya, karena campuran dalam racikan kucur harus pas saat di gunakan, terkadang umpan kucur yang kurang campurkan akan mengubah aroma khasnya terlebih bila kekurangan kapas dalam campuranya membuat umpan akan lebih cepat habis dan dibawa arus sungai sehingga tidak ada lagi umpan di mata kail.

Kalian mesti mengunakan umpan yanh benar-benar pas bila mengunakan umpan kucur dalam racikanya, karena akan berpengaruh saat kalian gunakan. Terlebih bila kalian membuat sendiri umpan kucurnya, mesti kalian pertimbangkan benar pembuatanya.

Mengunakan Campuran Yang Asal Jadi
Umpan kucur yang di jual terkadang pembuatnya asal jadi saja, karena memikirkan hanya untungnya saja masalah dapat ikan atau tidak itu tergantung pembelinya, terkadang ini kebanyakan yang jual di toko. Umpan kucur yang mesti kalian lihat bila membelinya saat pengunaan sampai 3 kali di sungai, bila sekali lempar ikan langsung menyambar berarti racikanya pas, tapi kalau di gunakan terus tapi tidak ada sambaran ikan itu sudah di pastikan ikan tidak mau memakan umpan tersebut.

Yang biasanya tidak di pikirkan pembuatnya adalah dari segi mencampurkan daging ikan dalam umpan kucur, karena yang digunakan pembuatan kucur itu daging berikut.

  1. Daging Ikan Baung.
  2. Daging Ikan Pari Sungai.
  3. Dan Daging Ikan Seluang.

Rata-rata di sumatera racikan umpan yang di gunakan hanya 3 jenis ikan di atas, bila campuran dagingnya sembarangan sudah bisa dipastikan kalian sulit memancingnya kalaupun dapat itu biasanya memang pas rejeki yang kalian gunakan. Jadi, bila kalian mengunakan umpam kucur saat memancing ikan dan tidak mendapatkan ikan perhatikan dengan benar umpan yang sedang kalian gunakan.